oleh

Erick Thohir Akan Membubarkan 600 Anak Dan Cucu Perusahaan Pelat Merah

NEWS – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan membubarkan 600 anak dan cucu perusahaan pelat merah. Pembubaran ini akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai target 600 perusahaan

Kinerja operasional dan keuangan yang tidak kunjung membaik melatarbelakangi pembubaran BUMN ini. Erick mengaku kontraksi kinerja perusahaan disebabkan oleh praktik korupsi atau kekuasaan yang absolut dan cenderung pada korupsi.

Baca Juga  Persaja Sumatera Utara Laporkan Alvin Lim ke SPKT Polda Sumut, Ini Sebabnya

Hingga saat ini Menteri BUMN, Erick Thohir menyampaikan, bahwa jumlah anak dan cucu perseroan negara yang telah dibubarkan mencapai hingga 173 perusahaan. Proses perampingan pun berpotensi diperluas, sehingga total anak dan cucu BUMN yang dapat dilikuidasi sebanyak 600 perusahaan.

“Kita sudah menutup 173 dan anak cucu (BUMN), kalau bisa 600 (perusahaan), kenapa 173 kan gitu, tapi kan nggak bisa saya bilang tutup, tutup, tutup, ternyata ini ada izin ini, tetapi yang menggerogoti holding company sekedar untuk create project, itu yang saya harus sikat,” katanya.

Baca Juga  Hadiri Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan, Danrem 064/MY Tanam dan Panen Cabai

Erick Thohir mengaku kontraksi kinerja perusahaan disebabkan oleh adanya praktik korupsi atau kekuasaan yang absolut dan cenderung pada korupsi. Oleh sebab itu kinerja operasional dengan keuangan yang tidak kunjung membaik melatarbelakangi pembubaran BUMN tersebut. Sehingga penutupan ini hanya untuk perusahaan yang ‘sakit-sakitan’ atau tidak memberi kontribusi bagi induk usaha dan pemerintah selaku pemegang saham.

Baca Juga  Hadiri Pembukaan TMMD ke-119 Kodim 0602/Serang, Danrem 064/MY Berharap Tercipta Kemanunggalan TNI dengan Rakyat

“Dan saya sudah bicara, ke depan ada anak cucunya (BUMN) pun kalau bisa ditutup aja, kalau yang udah gak ada fungsinya,” ucap Erick.

News Feed