oleh

Dari Rutan untuk Masa Depan: Kolaborasi IPPRISIA Kaltim Buka Jalan Kedua bagi Warga Binaan

Samarinda – Kolaborasi lintas pihak kembali membuktikan perannya dalam membuka harapan baru bagi warga binaan. Melalui program pelatihan dan pembinaan yang terarah, warga binaan dibekali keterampilan, pendampingan, serta kesiapan mental untuk menghadapi kehidupan pasca-pembinaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara IPPRISIA Kalimantan Timur dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Sempaja Samarinda. Penandatanganan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026, di Rutan Kelas I Sempaja Samarinda.

Ketua IPPRISIA Kalimantan Timur, Marliana Wahyuningrum, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan warga binaan.

Baca Juga  IAS Sukses Tuntaskan Penanganan Kargo Logistik MotoGP 2024 Mandalika

“Kami percaya setiap orang berhak mendapatkan kesempatan kedua. Melalui pelatihan yang tepat dan pendampingan berkelanjutan, warga binaan dapat membangun kembali kepercayaan diri dan keterampilan untuk hidup mandiri setelah bebas,” ujarnya.

Program pembinaan yang disepakati tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter, etos kerja, serta kesiapan mental agar warga binaan mampu beradaptasi dan berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Baca Juga  Bulan Suci, Momen Spektakuler: Isra Mi'raj dan Ramadan di Rutan Kelas IIB Serang Dipenuhi Nuansa Positif dan Kebanggaan"

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Sempaja Samarinda, Rachmad Tri Raharjo, menyambut baik kolaborasi tersebut sebagai bagian dari penguatan program pembinaan di lingkungan rutan.

“Pembinaan tidak berhenti pada masa pidana. Kami ingin warga binaan keluar dari sini dengan bekal keterampilan, sikap, dan mental yang lebih baik sehingga mampu diterima kembali oleh masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan pembinaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga binaan.

Baca Juga  Dilantik Dirjen AHU, MPWN Jawa Tengah Siap Awasi Dan Membina Kinerja Notaris

Kolaborasi IPPRISIA Kaltim dan Rutan Sempaja ini menegaskan komitmen bersama dalam mendorong reintegrasi sosial. Melalui pembinaan yang terstruktur dan berkesinambungan, warga binaan diharapkan mampu bertransformasi menjadi sumber daya manusia yang produktif, mandiri, dan berdaya saing.

Semangat penguatan keterampilan dan reintegrasi sosial diharapkan tidak hanya membawa perubahan bagi warga binaan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa. (esf)

News Feed