oleh

ASDP Catat 49 Persen Pemudik Sudah Kembali dari Sumatera, Puncak Arus Balik Kedua Diprediksi Akhir Pekan ini

Arus balik Lebaran dari Sumatera menuju Jawa kini memasuki fase krusial.

Setelah sempat mengalami penurunan di awal periode, pergerakan pemudik kembali menunjukkan peningkatan dan diperkirakan akan mencapai lonjakan signifikan dalam beberapa hari ke depan.

PT ASDP Indonesia Ferry mencatat bahwa hingga saat ini sekitar 49 persen pemudik telah kembali ke Pulau Jawa.

Dengan masih tersisa lebih dari separuh jumlah pemudik, tekanan arus balik diprediksi akan terus meningkat, terutama menjelang puncak arus balik kedua yang diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026.

Baca Juga  [Hoaks] Tautan Untuk Daftar Mudik Gratis Tahun 2025 Mengatasnamakan Bank Mandiri

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyebut kondisi saat ini sebagai fase konsolidasi menuju puncak arus balik.

Pada fase ini, pergerakan yang sebelumnya tersebar mulai kembali terkonsentrasi.

“Arus balik tidak terjadi serentak, tetapi meningkat secara bertahap. Setelah sempat landai, pergerakan kini kembali menguat dan diproyeksikan mencapai puncaknya dalam waktu dekat.

“Karena itu, kami memastikan seluruh kesiapan operasional berada pada level optimal, sekaligus mengimbau masyarakat untuk menghindari periode puncak yang diperkirakan pada Sabtu (28/3) dan Minggu (29/3),” ujar Heru.

Baca Juga  KPK Tahan 4 Tersangka Pengurusan Dana Hibah untuk Kelompok Masyarakat di Pemerintah Provinsi Jawa Timur TA 2019-2022

Berdasarkan data operasional, jumlah penumpang yang telah kembali ke Jawa pada periode 22–26 Maret 2026 hingga pukul 14.00 WIB (H hingga H+4) mencapai 444.223 orang atau sekitar 49 persen dari total penumpang saat arus mudik yang mencapai 898.864 orang.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang telah kembali tercatat sebanyak 118.297 unit atau setara 49 persen dari total kendaraan saat mudik sebanyak 239.920 unit.

Baca Juga  Janji Kominfo Ke Pengemudi Ojol Soal Minta Tarif Layak

Dengan masih adanya sekitar 51 persen pengguna jasa yang belum kembali, potensi lonjakan dalam waktu berdekatan menjadi perhatian utama.

News Feed